Dana asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin, ditilep oknum pegawai Rumah Sakit Sanglah. Nilainya mencapai Rp 2,3 miliar. Rumah Sakit Sanglah dan PT. Askes, tiba-tiba saling menyalahkan.Diduga ada konspirasi.
Ketika mengecek pembayaran klaim asuransi kesehatan masyarakat miskin (Askes Maskin) yang ditransfer PT. Askes ke rekening Rumah Sakit Sanglah, 23 April lalu, Drs I Ketut Nadra MM terkejut. Laporan Askes yang menyebut telah melakukan transfer sebesar 6,7 miliar, tidak ditemukan dalam rekening Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali bernomor 002343-7 atas nama RS Sanglah. Direktur Keuangan Rumah Sakit Sanglah itu hanya menemukan dana sebesar Rp 6,4 miliar. Selisih Rp 300 juta, mengundang tanda tanya besar di benak Nadra. Read the rest of this entry »
english
indonesian
Komentar Pembaca