Wisatawan Bali Bakal Dimanja E-Kios
DENPASAR (SINDO) – Kunjungan wisatawan ke Bali terus digenjot. Salah satu upaya untuk memberi kenyamanan kepada wisatawan adalah dengan menyediakan sedikitnya 270 unit e-kios di setiap sudut obyek wisata di Bali.
E-kios (electronic kios) merupakan alat pemandu wisata secara elektronik yang bentuknya mirip ATM (anjungan tunai mandiri). Lewat e-kios, wisatawan dapat mengakses berbagai informasi terkait pariwisata Bali. Mulai dari peta menuju obyek wisata, nomor telepon penting, fasilitas-fasilitas wisata, informasi hotel, dan berbagai informasi lainnya. [Read more →]
30 December 2007 No Comments
Inflasi Ancam Ekonomi 2008
DENPASAR (SINDO) – Lonjakan inflasi mengancam sektor perekonomian nasional pada 2008 mendatang. Inflasi Indonesia pada 2007 yang mencapai 6,7%, diperkirakan akan makin melonjak di 2008 hingga menembus angka 7 %.
Meningkatnya inflasi dipicu oleh meningkatnya harga-harga bahan pangan. Pengamat ekonomi Faisal Basri menjelaskan, kenaikan harga pangan disebabkan karena menipisnya cadangan komiditas pangan di pasaran. “Ancaman inflasi sudah di depan mata,” ujar Faisal Basri dalam sebuah seminar tentang prospek ekonomi 2008 di Denpasar kemarin. [Read more →]
30 December 2007 No Comments
Rupiah Melemah, Pedagang Valas Was Was
DENPASAR (SINDO) – Kurs rupiah yang terus melemah terhadap dolar, membuat pedagang valuta asing (valas) was was. Pasalnya, pelemahan dolar di akhir tahun berisiko tinggi menyebabkan kerugian.
Menurut Sekjen Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA), Ayu Astuti Dhama, melemahnya rupiah di akhir tahun merupakan tren umum tahunan. Hal tersebut umum terjadi setiap tahun karena banyaknya aksi pembelian dolar oleh masyarakat. ”Kenaikan dolar kan pada dasarnya disebabkan orang-orang kita (indonesia,red) juga yang melakukan pengambilan dolar besar-besaran untuk liburan di luar negeri,” terangnya.
Namun kenaikan dolar di akhir tahun, jelas Ayu, biasanya akan diikuti oleh anjloknya dolar di awal tahun depan. Harga dolar yang saat ini berada di kisaran Rp. 9.400 misalnya, berisiko anjlok menjadi di bawah Rp. 9.200 per dolar. ”Sekarang harga dolar memang tinggi. Tapi belum tentu bertahan sampai awal tahun. Biasanya, harga dolar di awal tahun tiba-tiba anjlok,” keluh perempuan yang juga Wakil Ketua APVA Bali itu.
30 December 2007 No Comments
english
indonesian