Dua tahun lagi, Bali Bisa Ekspor Listrik ke Jawa
DENPASAR – Meskipun saat ini Bali termasuk daerah yang mengalami krisis listrik, Pemerintah Provinsi Bali berjanji, dalam waktu dua tahun ke depan krisis listrik di Bali tidak akan terjadi lagi.
Pasalnya, saat ini di Bali, tepatnya Buleleng sedang dibangun PLTU berkapasitas 450 Megawatt (MW). Diharapkan pembangunan ini dalam dua tahun ke depan akan selesai.
“Kalau jadi, malah kita bisa bawa listrik ke Jawa,” kata Gubernur Bali Dewa Made Beratha, di sela Sosialisasi Pilkada Bali di Gedung Wiswa Sabha, Renon, Denpasar, Bali, Jumat (22/2/2008).
Selain itu, kata dia, di Bali juga sedang diusahakan pembangunan dua bendungan masing-masing di Suangi Penet dan Sungai Ayung yang akan digunakan sebagai pembangkit tenaga air.
Menanggapi krisis listrik saat ini, Beratha mengimbau kepada masyarakat untuk bisa memahaminya. “Kami mohon masyarakat untuk bisa memahami krisis listrik yang terjadi saat ini,” pungkasnya. (Ni Komang Erviani/Sindo/rhs)
21 February 2008 No Comments
Pemadaman Listrik di Bali Terparah dalam Sejarah
BALI – Pemadaman listrik di Bali yang terjadi saat ini merupakan kejadian terparah sepanjang sejarah kelistrikan di Pulau Dewata tersebut. Menurut Humas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali Hendra Saleh, saat ini terdapat 15 ribu pelanggan yang terpaksa dipadamkan. [Read more →]
21 February 2008 No Comments
Krisis Listrik Jawa-Bali, PLN Bali Bagi-Bagi Selebaran
BALI – Akibat krisis kelistrikan di Pulau Jawa-Bali, PLN Distribusi Bali terpaksa harus mensosialisasikannya secara singkat dan luas. Tidak kehabisan akal, bagi-bagi selebaran pun dilakoninya.
Ribuan lembar kertas berukuran sekira 10×15 sentimeter dibagikan PLN Bali di tempat umum. Kertas berwarna putih dan bertinta biru dibagikan dalam dua kali.
Pertama, imbauan untuk hemat listrik yang dibagikan Rabu (20/1/2008) dan ucapan terima kasih yang dibagikan Kamis (21/2/2008) pagi tadi.
Berikut salinan selebaran tersebut.
Selebaran pertama:
Urgent/Penting!!!
Hemat 50 watt atau padam sama sekali.
Sehubungan adanya badai Nikolas mengakibatkan keterlambatan pasokan bahan bakar (minyak dan batu bara) di beberapa pembangkut PLN.
Prediksi mulai Kamis 21 Februrai 08, akan kekurangan 100 MW (sistem kelistrikan Bali). Untuk itu, kepada seluruh pelanggan di mohon bantuannya untuk berhemat atau mematikan 50 watt saat ini juga.
TTD Humas PLN Bali
Selebaran kedua:
UCAPAN TERIMA KASIH
ATAS PARTISIPASI SELURUH PELANGGAN DALAM MENGHEMAT PEMAKAIAN LISTRIK, SEHINGGA TADI MALAM BALI TERHINDAR DARI PEMADAMAN TOTAL.
NAMUN MENGINGAT MASIH KRITISNYA KONDISI PASOKAN BBM DAN BATU BARA, UNTUK ITU SEMUA PELANGGAN PLN DIMOHON TETAP BIJAK DAN EFISIEN DALAM PEMAKAIAN LISTRIK DENGAN PENGURANGAN PEMAKAIAN MIN 50WATT
TTD HUMAS PLN BALI (Ni Komang Erviani/Sindo/rhs
21 February 2008 No Comments
Listrik Hotel & Bandara Bali Diutamakan
Okezone – Kamis, 21 Februari 2008 – 13:37 wib
BALI – Krisis kelistrikan yang terjadi di Jawa-Bali membuat PLN setempat harus pandai-pandai memprioritaskan kepentingan listrik.
Seperti yang dilakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali. Pulau Dewata yang memiliki andalan sektor industri pariwisata ini mengutamakan beberapa klasifikasi kelistrikan.
“Kita mengutamakan rumah sakit, hotel-hotel, Bandara Ngurah Rai, dan fasilitas umum,” ujar Humas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali Hendra Saleh, di kantornya, Bali, Kamis (21/2/2008).
Namun, sejak Rabu 20 Februari malam, sudah ada pengurangan pemakaian listrik baik melalui pemadaman listrik maupun kesadaran masyarakat. Hasilnya, terdapat pengurangan beban penggunaan listrik sekira 35 megawatt (MW).
Pemadaman listrik konsumsi rumat tangga dan kesadaran masyarakat mematikan listrik menghasilkan pengurangan 27 MW.
“Hotel-hotel di Sanur dan Nusa Dua sejak Rabu malam juga sudah ada yang menggunakan genset. Hasilnya, mengurangi beban 6 MW,” ujarnya.
Dijelaskannya, PLN Bali mendapat instruksi dari PLN Pusat untuk mengurangi penggunaan listrik hingga 100 MW. ? (Ni Komang Erviani/Sindo/rhs)
21 February 2008 No Comments
english
indonesian