Posted by admin | Under Pendidikan
6:00 PM 12 March 2008
Sindo Sore - Rabu, 12/03/2008
NUSA DUA (SINDO) – Rektor perguruan tinggi negeri (PTN) sepakat membentuk panitia bersama dengan Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Pusat. Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan antara Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas Fasli Jalal dengan perwakilan perguruan tinggi negeri di Bali Internasional Convention Centre (BICC) Nusa Dua, Bali, yang berakhir pukul 00.30 Wita,dini hari tadi. Dalam pertemuan tersebut, Fasli menjelaskan, seluruh perwakilan rektor bersedia bergabung jika itu jalan terbaik bagi calon mahasiswa memilih PTN yang diinginkannya. Read the rest of this entry »
Posted by admin | Under Pendidikan
5:50 PM 12 March 2008
Koran Seputar Indonesia - Rabu, 12/03/2008
PENOLAKAN 41 perguruan tinggi negeri (PTN) terhadap sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) menuai protes.
Selain memberatkan calon mahasiswa baru (maba) dalam memilih universitas favorit, penolakan SPMB juga melahirkan sistem ganda dalam penerimaan mahasiswa baru. Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno mengatakan, penyelenggaraan SPMB yang selama ini dijalankan sudah tepat.
Rektor yang menolak SPMB juga diminta tidak kembali ke sistem ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN). ”Tentu cara ini akan menyulitkan calon mahasiswa yang jauh dari universitas yang mereka minati.Kalau sistem SPMB,anak Medan yang ingin di ITB tidak perlu jauh-jauh ke Bandung,”tuturnya kepada SINDO kemarin. Read the rest of this entry »
Posted by admin | Under Pendidikan
5:49 PM 12 March 2008
Koran Seputar Indonesia - Rabu, 12/03/2008
NUSA DUA(SINDO) – Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas Fasli Jalal memanggil perwakilan 41 perguruan tinggi negeri (PTN) yang menolak SPMB.
Dirjen Dikti Fasli Jalal mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan mampu menjembatani perbedaan kepentingan masing-masing kelompok. Perwakilan 41 PTN tersebut dikumpulkan menyusul penolakan mereka atas penyelenggaraan seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) 2008. Read the rest of this entry »
Komentar Pembaca