Bali Perketat Pengamanan
Posted by admin | Under hukum dan kriminal 1:16 AM 18 July 2009
Ni Komang Erviani
Paska ledakan yang diduga bom di dua hotel di Jakarta, JW Marriot dan Ritz Carlton, Polda Bali langsung memperketat di seluruh Bali. “Kami nyatakan Bali siaga 1. Jadi status siaga 1 pilpres kami lanjutkan untuk mewaspadai teror bom paska ledakan di Jakarta,” tegas tegas Kapolda Bali Irjen Pol Teuku Ashikin Husein dalam jumpa pers di Mapolda Bali, Jl. WR Supratman Denpasar Jumat (17/7).
Ashikin menegaskan hingga kini belum ada indikasi serangan bom di Bali. “Bali masih aman, belum ada indikasi serangan bom ke Bali. Tetapi kita tetap harus waspada karena Bali tetap merupakan target utama teroris karena dampak pemberitaan bila terjadi ledakan bom di Bali akan jauh lebih besar,” tegasnya.
Peningkatan keamanan dilakukan dengan memperketat pengamanan di pintu-pintu masuk Bali seperti Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, dan Bandara Ngurah Rai. “Jumlah personil kami tambahkan di pintu-pintu masuk utama Bali. Kami juga akan tetap mengawasi pelabuhan-pelabuhan kecil,” jelas pria asal Aceh itu.
Polda Bali juga akan memperketat pengamanan di kawasan-kawasan wisata di Bali seperti Jimbaran, Kuta dan Nusa Dua. “Kami minta hotel-hotel memperketat pengamanan. Awasi setiap orang yang hendak masuk ke hotel. Jangan lengah,” tegas Ashikin.
Pengamanan juga akan ditingkatkan dengan menggelar razia-razia kendaraan bermotor. “Kami minta maaf sebelumnya kepada masyarakat bila terjadi ketidaknyamanan dengan langkah pengetatan keamanan ini. Kami berharap masyarakat Bali maklum demi keamanan kita bersama,” tegas Ashikin.
Executive Director Bali Hotel Association Djinaldi Gosana menegaskan kalangan perhotelan telah memperketat pengamanan di hotel. Menurutnya, kalangan perhotelan langsung merespon peledakan bom di Jakarta dengan meningkatkan kewaspadaan. “Kami harapkan bantuan dari pihak kepolisian untuk membantu pengamanan di hotel-hotel,” tegas Djinaldi.
Djinaldi mengharapkan tidak ada lagi peledakan bom di Bali, karena akan makin menghancurkan pariwisata Bali. “Dampak bom Bali sangat besar. Kami tidak ini hal ini terjadi lagi,” tambah pria tersebut.
Konsul Jepang di Bali Hasuka Akio menyatakan cukup khawatir dengan peledakan bom yang terjadi di Jakarta. Kekhawatirannya tesebut membuat Hasuka Akio langsung datang ke Mapolda Bali untuk bertemu Kapolda Bali. “Tentu saja kami khawatir. Saya ingin tahu apakah peledakan kali ini dilakukan oleh teroris yang sama dengan kejadian bom Bali di Kuta?” ujarnya saat ditemui di Mapolda Bali. Hasuka mengharapkan adanya jaminan keamanan dari aparat kepolisian.
english
indonesian

Komentar Pembaca