Warna Warni Bali |

Sekadar Mengungkap Warna Warni Kehidupan Masyarakat Bali
RSS Feed

Polisi Dibantu TNI dan Pecalang Amankan Natal

7:33 23 December 2011
english

Pecalang ikut amankan Natal (photo by: Ni Komang Erviani)

Pecalang ikut amankan Natal (photo by: Ni Komang Erviani)

Ni Komang Erviani, Denpasar

Aparat kepolisian bersama-sama TNI dan pecalang akan bekerja terpadu untuk mengamankan perayaan Natal di 253 gereja yang ada di seluruh Bali. Demikian ditegaskan Kepala Kepolisian Daerah Bali, Inspektur Jenderal Totoy Herawan Indra, usai memimpin gelar pasukan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Kamis (22/12).

“Kita kerahkan semua kekuatan yang ada, baik dari Polri maupun TNI, termasuk juga pecalang untuk selalu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam operasi lilin ini, kita harus manfaatkan semua potensi yang ada, termasuk pecalang dan desa pekraman,” ujar Totoy.

Dijelaskan, pengamanan akan dilakukan terhadap seluruh gereja tanpa kecuali. Meski demikian, pola pengamanannya akan dilakukan berbeda sesuai kebutuhan. Sebagai upaya mengantisipasi aksi terorisme, tim gegana juga akan ditempatkan di sejumlah gereja besar dengan jumlah umat besar dan aktivitas padat.“Kita sudah melakukan identifikasi gereja-gereja yang memang umatnya cukup besar, maupun gereja yang umatnya sedikit, Tentunya nanti kekuatan personil untuk mengamankan gereja akan disesuaikan dengan kegiatan dan rencana kerja dari umat di gereja itu,” ujarnya kepada wartawan.

“Yang jelas, tidak ada satu pun gereja yang lewat dari pengamanan. Semua harus kita amankan,” Totoy menambahkan.

Ditanya total kekuatan personil yang akan dikerahkan Polda Bali selama Natal dan Tahun Baru, Totoy menegaskan bahwa pihaknya akan all out. “Polda Bali all out. Kita kerahkan semua kekuatan yang ada,” ujar Totoy.

Totoy menjelaskan , Polda Bali menjadi salah satu dari 14 polda yang menjadi prioritas pengamanan Polri dalam Operasi Lilin yang akan berlangsung 10 hari mulai Jumat (23/12). Selain Bali, Polda lain yang juga menjadi prioritas diantaranya Polda Papua, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Metro Jaya.”Polda Bali menjadi priorotas karena sejak tahun ke tahun, setiap Natal dan Tahun Baru, Bali ini bukan dikunjungi wisatawan local, tetapi wisatawan internasional. Yang melaksanakan ibadah di Bali bukan hanya warga local, tetapi juga masyarakat Indonesia,” tegas dia.

Kepolisian juga akan melakukan pengamanan di tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, toko-toko, serta tempat-tempat wisata yang dipastikan bakal ramai karena meningkatnya kunjungan wisatawan di akhir tahun. Totoy juga mengharapkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi adanya teroris di Bali. “Sementara saya sampaikan bahwa secara umum, Bali masih kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar, Kolonel Laut Wayan Suarjaya menegaskan pengamanan laut juga diperketat dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Dikatakan, ada 3 KRI yang akan mengamankan perairan Bali selama Natal dan Tahun baru yakni KRI Oswald Siahaan, KRI Untung Suropati, dan KRI Multatuli. “KRI KRI itu akan memantau perairah Bali sampai jarak 12 mill laut,” tegas Suarjaya.

Pihaknya juga meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pengecekan rutin terhadap kapal kapal nelayan. Target utama pengecekan adalah adanya barang-barang terlarang, senjata, maupun narkoba.

Komandan Pangkalan Udara Ngurah Rai Bali, Kolonel Penerbang Jumarto menambahkan, pengamanan selama Natal dan Tahun Baru untuk wilayah laut juga dilakukan terpadu antar unsure di lingkungan bandara, mulai dari TNI Angkatan Udara, Kepolisian, maupun aviation security. “Ini semua tidak lain yaitu untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan natal dan tahun baru melalui udara,” tegasnya.

Leave a Reply

Comment

Orange Art Free Wordpress Theme. Design: Diframe for Baikal.