Parade Budaya Nusantara Jembrana
Posted by admin | Under Balinese, Seni dan Budaya 2:26 AM 12 September 2009Perkuat Diri Saat Pagerwesi
Posted by admin | Under Balinese 11:45 PM 5 August 2009
Seorang ibu berjalan kaki bersama kedua anaknya sepulang dari pura usai sembahyang di Hari Raya Pagerwesi pada Rabu (5/8) di Desa Baha, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Di Hari Pagerwesi yang jatuh setiap 210 hari, umat Hindu diharapkan memperkuat diri dari berbagai pengaruh luar yang tidak baik. (Ni Komang Erviani)
Posted by admin | Under Balinese, Seni dan Budaya 7:02 AM 1 August 2009
Pedofil Ancam Anak-Anak Bali
Posted by admin | Under Balinese 11:38 PM 24 July 2009
Oleh: Ni Komang Erviani
Di tengah pesatnya perkembangan pariwisata Bali, anak-anak Bali semakin terancam menjadi korban pedofil. Diperkirakan hingga saat ini telah ada sebanyak 3.000 anak-anak di Bali yang telah menjadi korban pelaku pedofil. Pelaku yang sebagian besar orang asing umumnya menjadikan anak- anak berumur kurang dari 13 tahun sebagai target.
“Praktik pedofil sudah ada di Bali sejak lama, tapi masyarakat tidak menyadarinya. Bahkan korbannya pun tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban pedofil. Ini membuat jaringan paedofil semakin nyaman mencari korban di Bali,” jelas President CommitteeAgainst Sexual Abuse (CASA) –lembaga swadaya masyarakat yang bergerak mendampingi k rban pedofil – Prof.Dr.dr.Luh Ketut Suryani,SpKJ pada peluncuran buku “Pedofil, Penghancur Masa Depan Anak” di Denpasar Rabu (22/7). Read the rest of this entry »
600 Masyarakat Bali Bermaafan Pasca Nyepi
Posted by admin | Under Balinese 5:48 AM 15 March 2008Okezone - Sabtu, 15 Maret 2008 - 21:32 wib
DENPASAR - Sepekan paska Hari Raya Nyepi, sekitar 600 orang masyarakat Bali melakukan tradisi Dharma Santi (saling bermaafan) di Gedung Natya Mandala Institut Seni Denpasar, Jl. Nusa Indah Denpasar, Sabtu (15/3/2008). Dharma Santi merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan masyarakat Hindu dalam kurun satu bulan setelah Nyepi. Selain kegiatan formal, masyarakat umum juga wajib melakukan kegiatan serupa antar tetangga, kerabat, dan saudara.
Dalam Dharma Santi tingkat Provinsi Bali, hadir masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari pejabat publik, tokoh agama, akademisi, hingga masyarakat umum. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga dihibur oleh beragam tarian tradisional Bali seperti Tari Rejang dan Tari Saraswati. Gubernur Bali Dewa Made Beratha dalam sambutannya menyebutkan perlunya rekonstruksi pemikiran dan membangun identitas diri bagi masyarakat Bali. Pasalnya, di tengah tantangan global saat ini, terkikisnya identitas diri menjadi ancaman besar. “Lebih baik lagi bila diikuti oleh sastra agama,” terangnya. Read the rest of this entry »
Liput Nyepi di Bali, 3 Media Asing Minta Dispensasi
Posted by admin | Under Balinese 5:33 AM 27 February 2008DENPASAR - Keunikan Hari Raya Nyepi yang bakal diperingati umat Hindu di Bali pada 7 Maret mendatang menarik perhatian masyarakat dunia. Setidaknya, ada tiga media asing yang sengaja datang ke Bali untuk melakukan peliputan khusus. Masing-masing dari CNN, sebuah stasiun televisi dari Thailand, serta sebuah stasiun televisi dari Korea. Read the rest of this entry »
Children Act As Guardians of Sacred ‘Legong’ Dance
Posted by admin | Under Balinese 2:48 AM 19 October 2007A dozen beautiful girls danced together in the courtyard of Payogan Agung Temple in Ketewel village, Sukawati, near Ubud in Gianyar in early October.
The dancers were dressed in gold with crown-like headdresses adorned with fresh flowers. Other girls wearing similar costumes sat patiently in a corner of the temple waiting for their turn to perform.
Ni Kadek Dewi Puspayanti and the other girls are members of a legong troupe that was not formed to entertain tourists or dance enthusiasts but to serve in life cycle rites, ceremonies and celebrations. The troupe was rehearsing for the opening and closing ceremonies of the Payogan Agung Temple celebration. Read the rest of this entry »
english
indonesian
















