Okezone – Kamis, 21 Februari 2008 – 13:37 wib
BALI – Krisis kelistrikan yang terjadi di Jawa-Bali membuat PLN setempat harus pandai-pandai memprioritaskan kepentingan listrik.
Seperti yang dilakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali. Pulau Dewata yang memiliki andalan sektor industri pariwisata ini mengutamakan beberapa klasifikasi kelistrikan.
“Kita mengutamakan rumah sakit, hotel-hotel, Bandara Ngurah Rai, dan fasilitas umum,” ujar Humas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali Hendra Saleh, di kantornya, Bali, Kamis (21/2/2008).
Namun, sejak Rabu 20 Februari malam, sudah ada pengurangan pemakaian listrik baik melalui pemadaman listrik maupun kesadaran masyarakat. Hasilnya, terdapat pengurangan beban penggunaan listrik sekira 35 megawatt (MW).
Pemadaman listrik konsumsi rumat tangga dan kesadaran masyarakat mematikan listrik menghasilkan pengurangan 27 MW.
“Hotel-hotel di Sanur dan Nusa Dua sejak Rabu malam juga sudah ada yang menggunakan genset. Hasilnya, mengurangi beban 6 MW,” ujarnya.
Dijelaskannya, PLN Bali mendapat instruksi dari PLN Pusat untuk mengurangi penggunaan listrik hingga 100 MW. ? (Ni Komang Erviani/Sindo/rhs)
