Liput Nyepi di Bali, 3 Media Asing Minta Dispensasi

Okezone – Rabu, 27 Februari 2008 – 14:38 wib

DENPASAR – Keunikan Hari Raya Nyepi yang bakal diperingati umat Hindu di Bali pada 7 Maret mendatang menarik perhatian masyarakat dunia. Setidaknya, ada tiga media asing yang sengaja datang ke Bali untuk melakukan peliputan khusus. Masing-masing dari CNN, sebuah stasiun televisi dari Thailand, serta sebuah stasiun televisi dari Korea. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Bali I Gde Nurjaya, ketiga media asing tersebut sempat mengajukan permohonan izin dispensasi untuk bisa meliput pelaksanaan nyepi pada hari H. Namun permohonan tersebut ditolak. “Kami tidak akan berikan dispensasi untuk siapa pun. Jangankan media asing, media lokal saja tidak akan diberi dispensasi,” tegasnya kepada wartawan, usai menghadiri pelantikan pejabat Pemprov Bali di Gedung Wiswa Sabha Denpasar, Rabu (27/2/2008). Nurjaya mengaku sudah memberi penjelasan bahwa tepat di hari raya Nyepi, tidak boleh ada aktivitas apapun. Apalagi bila aktivitas dilakukan di jalan raya. Karenanya, pihaknya menyarankan kepada kalangan kalangan media untuk mengambil gambar aktivitas nyepi dari hotel tempatnya menginap saja. “Sebatas mengambil gambar di balik pagar hotel, silakan. Di sanalah permainan teknologi bisa dilakukan. Konsekuensinya, mereka harus siapkan banyak kru di banyak tempat. Mungkin satu kru bisa menginap di Denpasar, yang lain di Kuta, dan lain sebagainya, sarannya. Di samping hari H, Nurjaya menegaskan ada banyak rangkaian nyepi yang bisa diliput oleh media asing. Mulai dari ritual melasti (pembersihan diri) dan ogoh-ogoh sebelum nyepi, sampai ritual ngembak geni, dan omed-omedan (ritual ciuman di Denpasar) yang dilakukan setelah nyepi. “Semuanya menarik untuk diliput,” tambah pria asal Buleleng itu. (Ni Komang Erviani/Sindo/jri)

Leave a comment