Penjualan Susu Formula di Bali Masih Normal

 Okezone-Sabtu, 1 Maret 2008 – 04:01 wib

DENPASAR – Hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) tentang susu dan makanan bayi yang mengandung bakteri entero bacter sakazakii, ternyata belum mempengaruhi penjualan susu formula di Denpasar Bali. Penjualan susu formula di sejumlah pasar tradisional masih normal.

Salah seorang pedagang susu formula di Denpasar, Paijo, mengaku penjualannya masih tetap normal. Setiap harinya, ia rata-rata menghabiskan 10 dus susu formula. “Masih biasa saja penjualannya. Nggak ada penurunan mbak,” begitu bujang asal Jawa Timur itu.

Hal yang sama juga dialami pedagang susu lainnya, Sri. Perempuan yang berjualan di Pasar Badung itu mengaku penjualannya tidak terpengaruh oleh berita-berita di televisi. Ia mengaku tidak merasakan penurunan penjualan. “Masih normal. Siapa bilang turun. Itu kan cuma berita,” ujar Sri, Jumat (29/2/2008).

Salah seorang konsumen susu, Nengah Darti, mengaku tidak takut memberi susu formula untuk anaknya yang masih berusia lima bulan. Menurut Darti, hasil penelitian IPB belum jelas. Pasalnya, tidak ada pemberitahuan tentang merk-merk produk susu yang mengandung bakteri.

Darti berharap pemerintah segera mengumumkan merk-merk susu formula yang mengandung bakteri, sesuai hasil survei IPB. Menurut Darti, pengumuman itu penting agar masyarakat bisa melakukan antisipasi. “Saya nggak ngerti, kenapa nggak diumumkan merk-merk susu yang katanya mengandung bakteri. Kita masyarakat kan jadi bingung,” keluhnya. (Ni Komang Erviani/Sindo/fit

Leave a comment