NUSA DUA – Garuda Indonesia menargetkan akan pembukaan rute penerbangan langsung dari Cina ke Bali dan sebaliknya, pada 2010 mendatang. Di tahun 2008 ini, maskapai penerbangan milik negara itu baru bisa menyediakan 150.000 seat penerbangan Indonesia-China.
Pembukaan rute baru China-Bali dinilai penting untuk mengakomodasi tingginya tingkat kunjungan wisatawan China ke Bali sejak dua tahun terakhir. Pada tahun 2007 lalu, total kunjungan wisatawan China ke Indonesia mencapai 150.000 orang. Separuhnya mengunjungi Bali.
Selama 2008 ini, kunjungan wisatawan China ditargetkan naik sebanyak 100 persen, menjadi 300.000 orang. Menurut Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, pasar China memiliki potensi yang cukup besar untuk digarap secara lebih serius. “Ini potensi besar, tapi belum serius digarap,” ujarnya di sela-sela Garuda Indonesia Golf Tournament di Nusa Dua Bali, Jumat (14/3/2008).
Meski minat wisatawan China ke Bali sangat tinggi, namun Garuda Indonesia belum menyediakan penerbangan langsung Cina-Bali. Seluruh penerbangan dari dan ke China yang disediakan Garuda Indonesia hanya melalui Jakarta. Bahkan beberapa di antaranya transit di Singapura.
Saat ini Garuda Indonesia menyediakan 16 penerbangan dari dan ke China dalam seminggu. Terdiri dari tiga kali penerbangan dari Beijing, sembilan penerbangan dari Guangzhu, dan empat penerbangan dari Shanghai.
General Manager Garuda Indonesia Wilayah Beijing China Pikri Ilham K, menjelaskan rute penerbangan langsung China-Bali baru memungkinkan dibuka pada 2010 mendatang. Pasalnya, jumlah kunjungan wisatawan China ke Indonesia saat ini baru sekira 500 orang per hari. “Kita baru bisa buka penerbangan langsung kalau sudah 1.000 orang per hari,” ujarnya
Total kunjungan wisatawan Cina ke Indonesia selama tahun 2008 ini ditargetkan mencapai 300.000 orang. Dari jumlah tersebut, Garuda Indonesia siap menyediakan sedikitnya 150.000 seat penerbangan. (Ni Komang Erviani/Sindo/mbs)

kira2 tiketnya sampai berapa ya, biayanya..
mohon dikirimkan infonya.terima kasih..
LikeLike