DENPASAR – Sekira 30 ribu hingga 50 ribu wisatawan Jepang diperkirakan bakal menyerbu Bali pada awal Mei ini. Kedatangan wisatawan Jepang tersebut terkait libur panjang di Jepang, atau biasa disebut pekan emas (golden week).
Rencana serbuan wisatawan Jepang ke Bali diakui Kepala Dinas Pariwisata Bali I Gede Nurjaya. Pria asal Buleleng itu optimis Bali masih akan menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan Jepang pada golden week tahun ini. Pasalnya, wisatawan Jepang sudah memiliki kedekatan budaya dan emosional dengan masyarakat Bali.
Dijelaskan Nurjaya, dalam beberapa tahun belakangan Jepang merupakan pasar paling menjanjikan bagi pariwisata Bali. Hingga kini Jepang bahkan tetap menduduki rangking pertama dalam kunjungan wisatawan asing ke Bali.
“Sampai saat ini Jepang memang duduki rangking satu,” tegasnya di Denpasar, Kamis (27/3/2008).
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, kunjungan wisatawan Jepang ke Bali berturut-turut menduduki ranking pertama. Di tahun 2005, total kunjungan wisatawan Jepang ke Bali mencapai 310.123 orang. Meski angkanya menurun pada tahun 2006 menjadi hanya 255.767 orang, namun pada 2007 kembali mengalami kenaikan menjadi 351.604 orang.
Nurjaya berharap momen golden week tahun ini bisa benar-benar dikelola secara optimal sehingga kunjungan wisatawan Jepang ke Bali semakin meningkat. “Tahun ini kita optimis bisa datangkan 500.000 wisatawan Jepang ke Bali, asal kondisinya aman,” harap dia.
Kalangan industri pariwisata diharapkan bisa memberi dukungan untuk pencapaian target tersebut dengan menyiapkan fasilitas wisata yang memadai, menjaga kebersihan, dan hal-hal lain yang terkait pariwisata.
Pelaku pariwisata Bali Bagus Soediana menilai momen golden week merupakan momen terbaik untuk mendatangkan wisatawan Jepang dalam jumlah besar. Pasalnya, pada golden week perusahaan di Jepang memberikan kesempatan berlibur bagi karyawannya.
“Mereka diberikan tiket pesawat dan biaya berlibur. Kebetulan Bali masih menjadi tujuan wisata andalan untuk masyarakat Jepang,” ujar Ketua Persatuan Angkutan Wisata Bali.
Untuk menyambut golden week, pelaku pariwisata di Bali khususnya dari pengusaha angkutan wisata sudah menyiapkan armada yang cukup untuk pasar Jepang. “Wisatawan Jepang pasti melimpah ruah selama golden week. Bali masih jadi prioritas untuk mereka, karena masih banyak penerbangan langsung dari Jepang ke Bali. Selain itu, sudah banyak wisatawan Jepang yang berkunjung Bali, dan sepertinya mereka memberi kampanye positif untuk pariwisata Bali,” tegasnya. (Ni Komang Erviani/Sindo/jri)
