Tak Dijatah Avtur, Adam Air Batal Terbang

TUBAN – Gara-gara tak dijatah avtur oleh PT. Pertamina, pesawat Adam Air jurusan Denpasar-Jakarta akhirnya batal terbang. Sebagian penumpang terpaksa dialihkan dengan penerbangan Merpati Airline, dan sebagian lainnya melakukan refund. Masih ada ribuan pemegang tiket Adam Air Denpasar-Jakarta yang bakal jadi korban.

Nasib PT. Adam Sky Connection benar-benar sudah diujung tanduk. Ironisnya, meski operasional rencananya baru distop pada 21 Maret mendatang, namun pesawat Adam Air sudah tak lagi terbang sejak kemarin hanya gara-gara tak diberi pasokan avtur oleh PT. Pertamina.

Dua penerbangan Denpasar-Jakarta yang seharusnya berangkat kemarin, terpaksa di-cancel karena Pertamina ogah melakukan refuelling (pengisian bahan bakar avtur,red) kepada pesawat Adam Air. Padahal,. Pesawat yang hendak diterbangkan, sudah siap di apron Bandara Ngurah Rai. “Harusnya masih bisa terbang. Pesawat kami sudah nongkrong di bandara. Tapi Pertamina tidak berikan refueling,” ujar District Manajer Adam Air Denpasar Anak Agung Gde Agung Jaya.kemarin.

Dua penerbangan yang batal berangkat kemarin masing-masing penerbangan KI 0339 dengan jadwal keberangkatan pukul 10.05 wita dan KI 0335 dengan jadwal keberangkatan pukul 18.15 wita. “Pesawat kami sudah datang dari Jakarta pukul. 09.30 wita, setengah jam sebelum jadwal keberangkatan penerbangan Denpasar-Jakarta. Tapi karena Pertamina tidak memasok avtur, batal berangkat,” keluh Jaya.

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 92 penumpang terpaksa kecewa. Sebagian calon penumpang lantas dialihkan dengan penerbangan Merpati Airline, sebagian lainnya memilih melakukan refund. Sayang, proses refund diperlambat karena pihak Adam Air dengan alas an ketiadaan dana.

Salah seorang calon penumpang, Restu, mengaku kecewa dengan pelayanan Adam Air. Pria yang hendak kembali ke Jakarta setelah masa liburannya selesai itu, terpaksa menunggu lebih dari 4 jam untuk mendapat pencairan dana pengganti tiketnya. “Saya disuruh kembali lagi sore ini,” keluhnya.

Penumpang lainnya, Tony Suhartono, juga terpaksa beralih terbang dengan pesawat lain. Namun pria yang tinggal di Bali itu kecewa karena belum mendapat kepastian tentang dana refund tiket Jakarta-Denpasar yang sudah dipegangnya untuk tanggal 24 Maret.

Sementara itu, suasana di counter ticketing Adam Air di Bandara Ngurah Raid an Jl. Teuku Umar Denpasar terlihat ramai Selasa kemarin. Sebagian besar calon penumpang datang untuk meminta refund atas tiket yang sudah mereka miliki. Sudah ada lebih dari 200 calon penumpang melakukan refund. Pihak Adam Air sendiri berjanji akan memenuhi segala kewajibannya kepada calon penumpang.

Hingga tanggal 25 Maret mendatang, masih ada ribuan tiket Adam Air Denpasar-Jakarta yang ada di tangan konsumen Adam Air. Hari ini misalnya, ada sebanyak 140 penumpang yang seharusnya berangkat dengan Adam Air. Jumlah itu melonjak pada akhir pekan ini. Pada 22 Maret mendatang, direncanakan ada enam flight Denpasar-Jakarta dengan jumlah penumpang total 773 orang. Bahkan pada 23 Maret, jumlah bertambah menjadi tujuh flight dengan total penumpang 1.006 orang.

Kepala Depot Pengisian Pesawat Udara PT. Pertamina Cabang Denpasar Sarjitomengakui pihaknya menyetop pasokan avtur ke maskapai Adam Air. Menurutnya, penyetopan dilakukan atas permintaan kantor pusat PT. Pertamina. “Ini kebijakan dari pusat, karena ada hubungan utang piutang. Jadi mulai hari ini (kemarin,red), kami sudah tidak lagi memasok bahan bakar ke Adam Air,” ujarnya. [ni komang erviani]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *